Brotherhood MC Indonesia Buktikan Pariwisata NTB Aman

Mataram – Kelompok pecinta motor gede (Moge) Brotherhood MC Indonesia hari ini, Jumat (20/9) keliling Pulau Lombok NTB. Kehadirannya cukup mendapat perhatian para pengguna jalan raya mulai dari pendopo menuju Senggigi dan langsung menuju Kuta Mandalika Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana bersama anggota Forkompida NTB lainnya ikut serta meramaikan acara tersebut.

Menurut Danrem 162/WB, keberadaan Moge Brotherhood di Lombok sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pariwisata NTB yang sempat terpuruk pasca gempa.

Baca Juga : korupsi-proyek-senilai-12-miliar-dpo-asal-ksb-dijemput-kejari-sumbawa/

“Gempa tahun 2018 lalu membuat pariwisata sempat terpuruk, namun Alhamdulillah perlahan pariwisata NTB mulai bangkit seiring dengan berbagai event baik nasional maupun internasional yang telah dilaksanakan secara bersama, salah satunya seperti yang dilakukan oleh komunitas Moge ini,” ungkapnya.

Selain itu, Danrem juga merasa bangga terhadap keberadaan Brotherhood MC Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap daerah terkena bencana gempa, mereka ikut andil dalam membantu pemulihan daerah khususnya pariwisata di Lombok.

“Kehadiran Moge Brotehrhood MC Indoensia di Lombok menandakan bahwa Lombok sudah aman dan mulai berbenah untuk bangkit kembali menjadi destinasi wisata dunia seperti sebelumnya,” ujarnya.

Baca Juga : saatnya-masayarakat-sumbawa-barat-beralih-ke-kompor-induksi-yang-hemat-dan-aman/

Salah satu arena yang sedang dalam proses pembangunan di Lombok yakni arena sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus Kuta Mandalika Lombok Tengah. “In sya Allah ini akan memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancangera untuk kembali berkunjung ke Pulau Lombok,” harapnya.

Sesuai jadwal, Brotherhood MC Indonesia akan berada di Lombok selama dua kedepan hingga 21 September dengan misi recovery of Lombok dengan melakukan berbagai kegiatan sosial seperti karya bhakti, membangun sumur bor untuk masyarakat Desa Ende dan Desa Sade Kecamatan Pujut yang bekerjasama dengan aksi cepat tanggap (ACT). Selain itu mereka juga membagikan Sembako dan gotong royong bersama warga, penyerahan bantuan Alquran, sarung dan mukena, dan menjelajahi obyek-obyek wisata yang ada di Pulau Lombok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *